Suatu cobaan datang dan kita tidak bisa untuk menafsirkan kapan juga dimana tempat kejadian,begitu pula bencana yang menimpa negeri kita saat ini. Siapa mengira gunung merapi membawa korban lagi dan kali ini si juru kunci gunung merapi "mbah maridjan" menepati janji akan menunggu gunung di Jogjakarta ini sampai akhir hayat,juga puluhan korban dalam bencana yang menimpa akibat meletusnya gunung teraktif meletus di negeri ini. Puluhan jiwa menghadap Illahi dengan jalan terkena awan panas gunung merapi yang oleh warga lokal disebul
wedus gembel
yang meletus di tahun 2010 ini. Walaupun sejauh mana prediksi dan perkiraan yang sudah dilakukan oleh kemajuan tehnologi bencana tetaplah bencana yang hanya Tuhan yang tahu.
Disusul bencana gempa berkekuatan 7,2 SR yang menimbulkan tsunami di kepulauan mentawai menambah deretan jumlah korban yang meninggal akibat bencana di bulan oktober 2010 yang jumlahnya sudah mencapai angka 100 korban lebih "itu yang teridentifikasi" belum jumlah laporan kehilangan anggota keluarga yang cukup banyak.
Saya tidak tahu persis tentang hal ini karena jauhnya tempat dari lokasi ke my home,tapi seberapa jauh tetaplah ikut merasakan betapa menderita yang namanya korban bencana.
Walau tidak merasakan langsung tapi pernah merasakan korban banjir yang tsk seberapa sudah menderita hidup di pengungsian lalu bagaimana yang sekarang ini?
Tentu kepedihan,penderitaan,air mata melebihi yang pernah saya alami. Mungkinkah bumi yang kita tempati sudah tua ataukah memang itu peringatan pada kita agar kita berbenah dan lebih mendekatkan diri pada Sang Illahi,sudahkah terlalu banyak dosa yang terjadi di negeri ini?. Hanya ketabahan yang bisa menghadapi segala cobaan. Semoga yang mengalami mendapat jalan yang mudah dibalik bencana ini. dan negeri ini kembali dalam kedamaian. bersambung bag 2

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan anda,dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan menulis komentar disini.
Saran dan kritik anda saya tunggu,terima kasih sebelumnya.
entri lama kami moderasi agar kami bisa balas

 
Top